Senin, 02 Januari 2017

YouTube FanFest Indonesia

YouTube FanFest Indonesia Pertama Digelar Tahun 2015


YouTube nampaknya tak puas 'memoles' karya-karya kreatornya lewat video saja. Kali ini, jejaring sosial video terbesar itu akan menghadirkan YouTube FanFest untuk pertama kalinya di Indonesia pada Oktober mendatang.

Bagi Anda YouTubers (sebutan pengguna YouTube) yang tidak tahu apa itu YouTube FanFest, acara ini merupakan sebuah gelaran yang mempertemukan bintang YouTube asal Tanah Air dan seluruh dunia. Mereka akan tampil memperlihatkan kebolehannya di atas panggung. Bahkan, mereka juga akan berkolaborasi dan berinteraksi langsung dengan para penggemarnya.

YouTube FanFest sendiri pertama kali diadakan di Singapura pada Mei 2013 silam. Bahkan, acara akbar pertemuan antar YouTubers ini mendapatkan respon positif dari seluruh penggemar YouTube di seluruh Asia-Pasifik. Untuk tahun ini, rangkaian YouTube FanFest 2015 dimulai di kota Mumbai pada Februari lalu. Kemudian menyambangi beberapa kota di negara besar mulai dari Singapura, Thailand, Filipina, Korea dan akhirnya Indonesia.

Putri Silalahi, Communications Head of Consumer YouTube & Google Indonesia mengatakan bahwa awal mula direncanakannya YouTube FanFest di Indonesia karena pihak YouTube melihat banyaknya hashtag #BringYouTuberstlJakarta yang terus muncul di jejaring sosial.

"Hal tersebut menjadi salah satu tanda betapa besar orang Indonesia mencintai YouTube. Fans berbicara dan kami mendengarkan. Dengan membawa YouTube FanFest ke Jakarta untuk pertama kalinya, kami berharap bisa memberikan cara baru bagi penggemar di Indonesia untuk berinteraksi dengan bintang favorit mereka," jelas Putri pada saat konferensi pers YouTube FanFest di Gandaria City, Jakarta,

Selain itu, YouTube juga bekerjasama dengan Branded Ltd, serta Telkomsel dan Hewlett-Packard untuk melangsungkan acara yang sangat ditunggu-tunggu ini. Jasper Donat, CEO Branded Ltd dan Co-Producer YouTube FanFest mengatakan bahwa pihaknya sangat senang pada akhirnya menyertakan Jakarta dama peta global YouTube FanFest 2015.

"Tentunya kami sangat yakin bahwa Indonesia memiliki komunitas penggemar YouTube yang paling semangat dan ramai. Acara ini akan sangat menjadi luar biasa," ujar Jasper.

YouTube FanFest Indonesia akan diselenggarakan pada 23 Oktober 2015 di The Sheraton Jakarta & Skenoo Hall Gandaria City. Live show ini akan menghadirkan serangkaian YouTuber ternama, mulai dari Kurt Hugo Schneider, Bethany Mota, Macy Kate, Mike Tompkins, Gamaliel Audrey Cantika, Edho Zell, Jakarta Beatbox, Skinny Indonesian 24 dan masih banyak lagi.


Selasa, 27 Desember 2016

YouTube

YouTube adalah sebuah situs web berbagi video yang dibuat oleh tiga mantan karyawan PayPal pada Februari 2005. Situs ini memungkinkan pengguna mengunggah, menonton, dan berbagi video.[5] Perusahaan ini berkantor pusat di San Bruno, California, dan memakai teknologi Adobe Flash Video dan HTML5 untuk menampilkan berbagai macam konten videobuatan pengguna, termasuk klip film, klip TV, dan video musik. Selain itu ada pula konten amatir seperti blog video, video orisinal pendek, dan video pendidikan.
Kebanyakan konten di YouTube diunggah oleh individu, meskipun perusahaan-perusahaan media seperti CBS, BBC, Vevo, Hulu, dan organisasi lain sudah mengunggah material mereka ke situs ini sebagai bagian dari program kemitraan YouTube.[6] Pengguna tak terdaftar dapat menonton video, sementara pengguna terdaftar dapat mengunggah video dalam jumlah tak terbatas. Video-video yang dianggap berisi konten ofensif hanya bisa ditonton oleh pengguna terdaftar berusia 18 tahun atau lebih. Pada November 2006, YouTube, LLC dibeli oleh Google dengan nilai US$1,65 miliar dan resmi beroperasi sebagai anak perusahaan Google.

Sejarah perusahaan[sunting | sunting sumber]

Kiri ke kanan: Chad Hurley, Steve Chen, dan Jawed Karim
YouTube didirikan oleh Chad Hurley, Steve Chen, dan Jawed Karim, yang sebelumnya merupakan karyawan pertama PayPal.[7] Hurley belajar desain di Indiana University of Pennsylvania, sementara Chen dan Karim belajarilmu komputer di University of Illinois at Urbana-Champaign.[8]
Menurut cerita yang berulang-ulang diterbitkan di media, Hurley dan Chen mengembangkan ide YouTube pada bulan-bulan pertama tahun 2005 setelah mengalami kesulitan saat berbagi video pesta makan malam di apartemen Chen di San Francisco. Karim tidak datang ke pesta dan menolak pesta tersebut pernah terjadi, sementara Chen berkomentar bahwa ide YouTube tercetuskan setelah pesta makan "tampaknya diperkuat oleh metode pemasaran yang terpusat pada menciptakan cerita yang mudah dicerna konsumen".[9]
YouTube berawal sebagai sebuah perusahaan teknologi rintisan yang didanai oleh investasi senilai $11,5 juta dari Sequoia Capital antara November 2005 dan April 2006.[10] Kantor pertama YouTube terletak di atas sebuah pizzeria dan restoran Jepang di San Mateo, California.[11] Nama domain www.youtube.com aktif pada 14 Februari 2005 dan situs ini dikembangkan pada bulan-bulan berikutnya.[12]
Video pertama di YouTube berjudul Me at the zoo. Video ini menampilkan pendiri pendamping Jawed Karim di San Diego Zoo.[13] Video ini diunggah pada tanggal 23 April 2005 dan masih ada sampai sekarang di situs ini.[14]
Bekas logo YouTube, 2006-2011, dengangradasi warna yang berbeda.[15]
YouTube menawarkan uji beta pada Mei 2005, enam bulan sebelum peluncuran resmi pada November 2005. Pertumbuhan situs ini meroket dan pada bulan Juli 2006, perusahaan ini mengumumkan bahwa lebih dari 65.000 video diunggah setiap harinya dan situs ini menerima 100 juta kunjungan video per hari.[16] Menurut data yang dikumpulkan perusahaan riset pasar comScore, YouTube adalah penyedia video daring utama di Amerika Serikat denganpangsa pasar 43 persen dan lebih dari 14 miliar video ditonton pada bulan Mei 2010.[17] YouTube mengatakan bahwa sekitar video berdurasi total 60 jam diunggah setiap menit dan tiga perempat materialnya berasal dari luar A.S.[18][19][20] Situs ini menerima delapan ratus juta kunjungan unik setiap bulannya.[21] Diperkirakan bahwa pada tahun 2007 YouTube mengonsumsi pita lebar yang sama besarnya seperti seisi Internet tahun 2000.[22] Alexa menempatkan YouTube sebagai situs ketiga yang paling banyak dikunjungi di Internet, setelah Google dan Facebook.[23]
Pemilihan nama www.youtube.com memunculkan masalah dengan situs bernama serupa, www.utube.com. Pemilik situs tersebut, Universal Tube & Rollform Equipment, mengajukan tuntutan hukum terhadap YouTube pada bulan November 2006 setelah situsnya dibanjiri pengunjung yang ingin mencari YouTube. Universal Tube sejak itu mengubah nama situsnya menjadi www.utubeonline.com.[24][25] Pada bulan Oktober 2006, Google Inc. mengumumkan bahwa mereka telah membeli YouTube dengan nilai $1,65 miliar dalam bentuk saham. Persetujuan ini dirampungkan pada 13 November 2006.[26] Google tidak memberikan informasi rinci mengenai biaya operasi YouTube dan pendapatan YouTube tahun 2007 ditulis "tidak material" dalam pengisian formulir wajib.[27] Bulan Juni 2008, sebuah artikel di majalah Forbes memperkirakan pendapatan YouTube tahun 2008 mencapai $200 juta setelah mengamati kemajuan penjualan iklannya.[28] Pengunjung YouTube rata-rata menghabiskan 15 menit sehari untuk menonton video di sana, berbeda dengan 4-5 jam sehari yang dihabiskan warga Amerika Serikat biasa untuk menonton televisi.[21]
YouTube menjajaki kerja sama pemasaran dan periklanan dengan NBC pada bulan Juni 2006.[29] Bulan November 2008, YouTube membuat persetujuan dengan MGM, Lions Gate Entertainment, dan CBS, yang mengizinkan mereka mengunggah film dan episode televisi berdurasi penuh ke situs ini, disertai kotak iklan khusus penonton AS yang diberi nama "Shows". Tindakan ini bertujuan menciptakan persaingan dengan situs web seperti Hulu, yang menyimpan material tayangan dariNBC, Fox, dan Disney.[30][31] Bulan November 2009, YouTube meluncurkan "Shows" untuk penonton Britania Raya dan menawarkan sekitar 4.000 acara berdurasi penuh dari 60 mitranya.[32] Pada Januari 2010, YouTube memperkenalkan layanan sewa film daring,[33] yang saat ini hanya tersedia untuk pengguna di kawasan Amerika Serikat, Kanada, dan Britania Raya.[34][35] Layanan ini menawarkan lebih dari 6.000 film.[36]
Kantor pusat YouTube saat ini di San Bruno, California
Pada bulan Maret 2010, YouTube mulai menyiarkan konten tertentu secara gratis, termasuk 60 pertandingan kriket Indian Premier League. Menurut YouTube, ini merupakan siaran acara olahraga besar via Internet pertama di dunia yang bersifat gratis.[37]
Pada tanggal 31 Maret 2010, YouTube meluncurkan desain situs baru dengan tujuan menyederhanakan antarmuka dan meningkatkan waktu yang dihabiskan pengguna di situs ini. Manajer Produk Google Shiva Rajaraman berkomentar: "Kami merasa perlu mundur sedikit dan membereskan segalanya."[38] Pada bulan Mei 2010, YouTube dilaporkan melayani lebih dari dua miliar video per hari, jumlah yang dianggap "nyaris dua kali lipat penonton primetime di ketiga jaringan televisi terbesar Amerika Serikat".[39] Pada Mei 2011, YouTube melaporkan di blog perusahaannya bahwa situs ini menerima lebih dari tiga miliar kunjungan per hari.[19] Bulan Januari 2012, YouTube menyatakan bahwa jumlah tersebut naik menjadi empat miliar per hari.[18]
Bulan Oktober 2010, Hurley menyatakan akan mengundurkan diri dari jabatan CEO YouTube dan menjadi penasihat perusahaan. Salar Kamangar akan mengambil alih kendali perusahaan ini.[40]
Pada bulan April 2011, James Zern, seorang teknisi perangkat lunak YouTube, mengungkapkan bahwa 30 persen video di YouTube mewakili 99 persen kunjungan ke situs ini.[41]
Pada November 2011, jejaring sosial Google+ terintegrasi langsung dengan YouTube dan penjelajah web Chrome, sehingga video-video YouTube bisa ditonton di Google+.[42] Bulan Desember 2011, YouTube meluncurkan antarmuka baru. Kanal video ditampilkan di kolom tengah halaman utama, sama seperti umpan berita situs-situs jejaring sosial.[43]Pada saat yang sama, versi baru logo YouTube dipasang dengan bayangan merah yang lebih gelap. Inilah perubahan desain pertama mereka sejak Oktober 2006.[44]

Film Cek Toko Sebelah

Cek Toko Sebelah adalah film komedi Indonesia produksi Starvision Plusyang akan dirilis pada 28 Desember 2016 dan disutradari oleh Ernest Prakasa. Setelah kesuksesan film Ngenest, Starvision kembali mendapuk Ernest Prakasa untuk project keduanya ini. Film ini dibuat ide cerita berdasarkan kembali pada realitas etnis tionghoa saat anak beranjak dewasa, kuliah yang tinggi, mirisnya ujung-ujungnya bekerja di toko orang tuanya sendiri. Ditulis oleh Ernest Prakasa dan Jenny Jusuf dengan pengembangan cerita dari Meira Anastasia. Diperankan oleh Ernest Prakasa, Dion Wiyoko,Chew Kinwah, Adinia Wirasti, Gisella Anastasia, Tora Sudiro, Asri Welas,Yeyen Lidya, dan Dodit Mulyanto.

Sinopsis[sunting | sunting sumber]

Koh Afuk (Chew Kinwah) hanya bisa berharap, akan ada yang bisa meneruskan bisnis keluarga miliknya, yakni sebuah toko kelontong. Kondisinya yang sakit-sakitan, membuatnya harus bertahan, hingga saat itu datang. Saat itu pula, terjadi dilematis di keluarga Koh Afuh.
Erwin (Ernest Prakasa), anak kebanggannya, diharapkan mampu meneruskan bisnisnya. Sayangnya, saat ini Erwin tengah menikmati puncak kariernya bersama sang kekasih, Natalie (Gisella Anastasia).
Sementara kakaknya, Yohan (Dion Wiyoko) sebagai anak pertama, seharusnya ia mendapat hak untuk mengurus toko. Koh Afuh pun ragu untuk memberikan toko itu pada Yohan, lantaran sifatnya yang selalu membangkang dan Yohan pernah terlibat kasus narkoba. Ayu (Adinia Wirasti) juga mendukung agar Yohan dapat diberi kepercayaan agar toko Koh Afuh.
Sementara itu, terjadi persaingan tak sehat pula antara toko Koh Afuk dan pemilik toko sebelah (Tora Sudiro). Konflik keluarga dalam perebutan warisan serta persaingan bisnis, yang dapat disaksikan dalam Cek Toko Sebelah, mulai 28 Desember 2016, di Bioskop seluruh Indonesia.


Dua hari tayang di bioskop, film Hangout, mengumumkan pendapatannya sebanyak 266.134 penonton. Jumlah penonton film garapan Raditya Dika ini melebihi film-film lain yang tayang bersamaan mulai 22 Desember 2016. Untuk mengantisipasi banyaknya penonton saat libur Natal, Hangout akan menambah layar dan akan bermain di 280 lebih layar di Indonesia.
Raditya Dika sendiri mengakui bahwa 121 ribu penonton dalam satu hari merupakan rekor seumur hidupnya selama membuat film. Karena itu Dika merasa bahagia dan bangga. Dika pun menjelaskan tentang faktor yang membuat filmnya bisa sukses.
"Faktornya mungkin beda, karena orang Indonesia suka banget hal-hal yang beda. Jadi ini yang buat orang tertarik nonton film ini karena beda banget dari yang lain-lain. Lalu yang kedua, komedinya juga fresh. Jadi belum ada orang yang menertawakan kehidupan asli dari pemain-pemainnya," jelas Raditya Dika saat dihubungi Sabtu (24/12/2016).
Dika mengaku tak menyangka penonton filmnya bisa meledak. Apalagi Dika mencoba keluar dari kebiasaannya membuat film komedi romantis. Genre film Hangout adalah komedi thiller yang berbeda.
"Nggak nyangka banget, deh. Pertama, karena menurut saya sih ini main di genre yang baru, thriller comedy. Biasanya selama ini kan bikin film selalu cinta-cintaan. Tapi ternyata diapresiasinya sebanyak itu. Lebih banyak dari film cinta-cintaan," ujar Raditya Dika.
Raditya Dika pun mengungkapkan harapan kedepannya untuk film Hangout. Dirinya berharap makin banyak orang yang menonton film tersebut. "Semoga makin banyak orang yang nonton dan terhibur," harapnya.

Film Prilly Latuconsina, Hangout dapat Setengah Juta Penonton

 Hangout secara resmi ditayangkan pada 22 Desember 2016 lalu. Baru empat hari tayang film besutan Raditya Dika ini sudah mendapat lebih dari setengah juta penonton. Tepatnya, film yang dibintangi Prilly Latuconsina ini mendapat 591.196 penonton.

Libur Natal dan sekolah bisa mendorong pendapatan penonton film Hangout. Selain itu nama-nama 
besar pemainnya juga membuat penonton antusias. Selain Prilly Latuconsina, film Hangout juga dibintangi oleh Raditya Dika, Gading Marten, Dinda Kanya Dewi, Surya Saputra, Bayu Skak, Soleh Solihun, Mathias Muchus dan Titi Kamal.
Prilly begitu bersemangat mempromosikan filmnya melalui. Melalui akun sosial medianya, Prilly kerap meminta dukangan. Selain itu Prilly juga mengucapkan terimakasih atas antusiasme penonton.
Dika mengaku tak menyangka penonton filmnya bisa meledak. Apalagi Dika mencoba keluar dari kebiasaannya membuat film komedi romantis. Genre film Hangout adalah komedi thiller yang berbeda.




Boomingnya film hangout

FILM HANGOUT
Hangout  merupakan sebuah film asal Indonesia bergenre komedi-thriller. Film ini merupakan arahan sang sutradara Raditya Dika yang juga berperan sebagai penulis skenario dalam film ini.
Film Hangout ini akan dibintangi oleh Raditya Dika, Prilly Latuconsina, Mathias Muchus, Titi Kamal, Gading Martin, Bayu Skak, Soleh Solihun, Surya Saputra dan Dinda Kanya Dewi. Film ini akan dinaungi oleh rumah produksi Rapi Films dan rencananya akan dirilis pada 22 Desember 2016 (Indonesia).
Film Hangout akan menceritakan tentang seorang lelaki bernama Raditya Dika sebagai aktor utama yang mendapat undangan untuk Hangout dari seseorang pengirim yang sangat misterius. Dalam undangan tersebut berisikan adanya sejumlah uang yang dijanjikan dan dapat mengatasi kesulitan keuangan yang Ia alami.

Dalam surat undangan tersebut juga diberitahu syarat, Ia harus mau menuruti perintah untuk pergi ke sebuah rumah yang terletak di tengah pulau yang sangat terpencil. Akhirnya Raditya Dika mau menuruti undangan tersebut.

Setiba Ia di pulau tersebut, Raditya Dika baru mengetahui bahwa di tempat tersebut sudah hadir beberapa public figure lain yang telah terlebih dahulu di Undang kepulau itu. Mereka adalah Prilly Latuconsina, Titi Kamal, Surya Saputra, Gading Martin, Dinda Kanya Dewi, Soleh Solihun, Mathias Muchus dan Bayu Skak.


Dalam tempat tersebut mereka berjumlah 9 (sembilan) orang public figure sesuai undangan tersebut. Dalam sebuah acara makan malam, malapetaka terjadi dimana Mathias Muchus tiba-tiba meninggal karena diracun.

Mereka semua kaget dan terkejut, dan menyadari jangan-jangan mereka semua telah dijebak. Secara perlahan-lahan satu  demi satu dari mereka meninggal dengan cara atau kematian yang berbeda-beda dari yang lainnya.

Lalu seperti apa strategi mereka yang masih bertahan hidup untuk mengatasi kejadian tersebut? Akan kah Raditya Dika juga akan turut menjadi korban dalam undangan tersebut? Lalu apa dalang dibalik semua kejadian itu?

Saksikan kisah selengkapnya hanya di bioskop kesayangan anda pada 22 Januari 2016 mendatang.
Detail Film Hangout (2016)
Judul : Hangout
Genre : Komedi-Thriller
Sutradara : Raditya Dika
Penulis Skenario : Raditya Dika
Produser : Sunil Samtani
Rumah Produksi : Rapi Films
Tanggal Rilis : 22 Desember 2016 (Indonesia)
Negara Asal : Indonesia
Bahasa Film : Indonesia

Pemain Film Hangout (2016)
Raditya Dika
Titi Kamal
Soleh Solihun
Prilly Latuconsina
Mathias Muchus
Bayu Skak
Dinda Kanya Dewi
Surya Saputra
Gading Martin

Selasa, 06 Desember 2016

Alasan ISIS Tak Jihad Melawan Israel di Palestina

Inilah Alasan ISIS Tak Jihad Melawan Israel di Palestina


Kelompok Islamic State (ISIS) mengungkap alasan mengapa mereka tidak ber-“jihad” di Palestina untuk melawan Israel. Menurut ISIS, “jihad” di Palestina melawan Israel tidak diutamakan ketika mereka melawan musuh di negara-negara lain.
 Alasan itu muncul dalam artikel media corong ISIS, Al-Naba, edisi 22, dengan judul “Beit Al-Maqdis” dan “First and Foremost an Issue of Shari’a Law”.


Kedua artikel itu menjelaskan posisi ISIS terkait krisis Palestina dan perang melawan Israel, baik dari perspektif ideologis dan praktis. Artikel tersebut menyatakan bahwa perjuangan melawan Israel tidak lebih diutamakan daripada “jihad” melawan orang-orang“kafir” di tempat lain.
 
Lebih jauh lagi, ISIS lebih mementingkan perang melawan orang-orang “kafir di dalam”,yaitu, melawan penguasa dan pemerintah Muslim yang berseberangan dengan kepentingan mereka.
 Anehnya, menurut ISIS, prioritas perang melawan Israel adalah penyimpangan dari prinsip-prinsip Islam. Alasannya, karena “jihad” bertujuan untuk mewujudkan agama dan menerapkan hukum syariah. “Karena seluruh dunia kecuali untuk daerah ISIS dikendalikandan diperintah oleh orang-orang kafir,” bunyi artikel itu media ISIS itu yang diterjemahkanMiddle East Media Research Institute (MEMRI), kemarin (23/3/2016).


Masih menurut artikel media ISIS itu, membatasi sasaran “jihad” untuk perang semata-mata terhadap orang-orang Yahudi adalah hal terlarang dalam hukum Tuhan. “Dalam pandangan ISIS, jika ada prioritas dari jihad di satu tempat, maka harus membebaskandulu tempat-tempat suci Islam, Mekkah dan Madinah, dari cengkeraman keluarga kerajaan Arab Saudi,” lanjut bunyi artikel itu.


Kelompok ISIS dalam artikel itu menyatakan bahwa berperang melawan orang-orang“kafir” adalah kewajiban warga Muslim di wilayah terdekat. Dengan demikian, melawan Israel harus diserahkan kepada rakyat Palestina. Meski demikian, ISIS mengajak umat Islam di seluruh dunia untuk membantu warga Palestina menyerang Israel dan sekutunya di mana pun mereka bisa.
 Artikel itu juga berisi kritikan terhadap beberapa rezim nasionalis di dunia Arab, serta gerakan sayap kiri dan gerakan milisi Syiah di Timur Tengah, terutama Hizbullah.